Minggu, 22 Mei 2011

Jalan Sehat Pelajar Bermuatan Politik


Ruwa Jurai Lampost : Sabtu, 21 Mei 2011

PRINGSEWU (Lampost): Jalan sehat pelajar di Kabupaten Pringsewu yang digelar kemarin (20-5) dituding sebagian pihak bermuatan politik karena mengorbankan jam belajar-mengajar di sekolah.

--------------------------

Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Pringsewu Munawir menilai jalan sehat yang dilaksanakan pada Jumat oleh Dinas Pendidikan yang bekerja sama dengan DPD KNPI kurang mendidik.

Pihaknya menyesalkan tindakan pendidik yang mencampuradukkan dunia pendidikan dengan politik. Pasalnya, jalan sehat dilakukan saat jam belajar serta melibatkan para siswa di tingkat TK, SD, SMP, sampai SMA.

Menurut dia, menggelar kegiatan saat jam sekolah sangat tidak tepat, apalagi sampai mengeluarkan instruksi meliburkan sekolah. Berkaitan dengan itu, Munawir mengingatkan kepada kalangan pendidik dan dinas terkait agar membawa masalah pendidikan secara cerdas dan jangan sekali-kali mencampuradukkan dengan masalah lain yang tidak ada sangkut-pautnya dengan pendidikan.

Munawir menjelaskan pendidikan merupakan salah satu visi dan misi Kabupaten Pringsewu. Jika hendak konsisten, apa pun bentuk kegiatan yang digelar hendaknya tidak mengalahkan kegiatan pokok siswa, yakni belajar.

Secara terpisah, Sekretaris Komisi B DPRD Pringsewu Zulmar juga menyayangkan kegiatan jalan sehat yang dilakukan DPD KNPI Pringsewu dengan melibatkan seluruh pelajar. Itu tidak tepat karena kegiatan tersebut merupakan kegiatan organisasi kepemudaan (OKP), bukan pendidikan.

Jalan sehat siswa dapat saja dilaksanakan sepanjang tidak mengganggu jam belajar, apalagi sampai meliburkan sekolah. Berkaitan dengan itu, Pemkab Pringsewu diingatkan untuk bersikap netral dalam setiap kegiatan, dalam artian tidak memihak kepada salah satu pihak.

Zulmar menambahkan kegiatan jalan sehat lazim digelar pada hari Minggu, bukan hari sekolah. Menyoal jalan sehat yang digelar kemarin, dia melihat ada unsur politik serta indikasi pengondisian dari Dinas Pendidikan Pringsewu dengan membagikan surat edaran ke sekolah-sekolah yang ada di Pringsewu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pringsewu Rimir Mirhardi ketika dikonfirmasi membantah jika jalan sehat tersebut mengganggu jam belajar. Ia berdalih pada Jumat setiap pihak sekolah melakukan kegiatan olahraga dengan senam bersama, maka tidak ada masalah jika dialihkan untuk jalan sehat.

"Kami tidak membuat rekomendasi agar sekolah-sekolah yang ada di Pringsewu untuk ikut dalam kegiatan jalan sehat tersebut. Kami menggelar kegiatan, termasuk membagikan kupon, itu dalam rangka Hardiknas," kata Rimir. (ONO/D-1)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar